ANALISIS DAMPAK SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP MASYARAKAT KOTA PEKANBARU

Authors

  • Deni Ramadhansyah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Doni Guspandri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sri Aprilia Nanda Sari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Fatmawati Fatmawati Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Pengelolaan sampah, Pekanbaru, dampak lingkungan, pencegahan pencemaran.

Abstract

Kota Pekanbaru menghadapi masalah serius dalam pengelolaan sampah, dengan produksi sampah harian mencapai 1.052,16 ton, namun hanya 46,72% yang terkelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab sampah rumah tangga, menganalisis dampak sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang ditimbulkan, serta mengeksplorasi metode pengelolaan sampah yang efektif. Metode yang digunakan adalah  menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menelaah berbagai sumber literatur yang relevan guna menjawab pertanyaan penelitian. Metode ini peneliti pilih karena penelitian berfokus pada analisis teori dan data sekunder yang telah dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah, buku, serta laporan penelitian. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis berbagai literatur ilmiah terkait dampak sampah rumah tangga di Kota Pekanbaru . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya infrastruktur pengelolaan menjadi penyebab utama masalah ini. Dampak sampah rumah tangga mencakup meningkatnya risiko kesehatan, kerusakan lingkungan, serta kerugian ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sampah yang sistematis dan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2024-10-27

How to Cite

Ramadhansyah, D., Guspandri , D., Sari , S. A. N., & Fatmawati , F. (2024). ANALISIS DAMPAK SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP MASYARAKAT KOTA PEKANBARU. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(10), 898–908. Retrieved from https://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura/article/view/3969