Resiliensi Masyarakat Kabupaten Banjar Menghadapi Bencana Alam: Studi Kasus Banjir, Gempa Bumi, dan Angin Puting Beliung

Authors

  • Syohiroh Syohiroh Universitas Lambung Mangkurat
  • Rosalina Kumalawati Universitas Lambung Mangkurat
  • Ellyn Normelani Universitas Lambung Mangkurat
  • Efrinda Ari Ayuningtyas Universitas Lambung Mangkurat

Keywords:

Banjar, Banjir, Gempa Bumi, Angin Puting Beliung

Abstract

Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan merupakan wilayah yang sering mengalami berbagai bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan angin puting beliung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan masyarakat terhadap bencana alam dan mengevaluasi upaya penanggulangan yang telah diterapkan. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab bencana, terutama banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan infrastruktur drainase yang tidak memadai. Hasil penelitian menunjukkan perlunya perbaikan dalam kebijakan mitigasi bencana dan pengelolaan sumber daya alam, serta penyediaan infrastruktur yang lebih tahan terhadap bencana. Data diperoleh melalui analisis media massa dan publikasi resmi, yang menggambarkan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kebijakan penanggulangan bencana telah diterapkan, masih terdapat banyak kendala yang perlu diatasi untuk meningkatkan ketahanan masyarakat Kabupaten Banjar. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat berkontribusi pada penyusunan strategi mitigasi bencana yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang

Downloads

Published

2024-10-14

How to Cite

Syohiroh, S., Kumalawati, R., Normelani, E., & Ayuningtyas, E. A. (2024). Resiliensi Masyarakat Kabupaten Banjar Menghadapi Bencana Alam: Studi Kasus Banjir, Gempa Bumi, dan Angin Puting Beliung. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(10), 762–767. Retrieved from https://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura/article/view/3848