LEARNING THROUGH PLAY: MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK TUNAGRAHITA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL JEPANG FUKUWARAI DI SLB NEGERI 1 MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.572349/cendikia.v1i4.429Keywords:
Fukuwarai, kognitif, tunagrahitaAbstract
Anak tunagrahita pada umumnya mengalami keterlambatan dalam kemampuan kognitif sehingga mengalami hambatan dan kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mendukung peningkatan kemampuan kognitif anak tunagrahita adalah terapi bermain dengan menggunakan permainan yang mampu merangsang peningkatan kemampuan daya ingat otak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SLB Negeri 1 Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan mengasah kreativitas anak tunagrahita. Kegiatan ini mengadopsi permainan tradisional anak dari Jepang yang aman dan belum pernah dimainkan oleh anak tunagrahita sebagai media kegiatan pembelajaran. Hasil implementasi program pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif. Anak tunagrahita berhasil memainkan permainan tradisional Jepang secara mandiri.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Teguh Daniel Bandaso, Nurly Fatin Ramadhani Arifin, Elfydha Siti Safrina , Dian Sari Unga Waru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




