PROSPEK DAN TANTANGAN EKONOMI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.572349/neraca.v2i2.969Abstract
Sistem ekonomi Islam beroperasi berdasarkan prinsip keadilan, dengan fokus utama pada keuntungan dan kesejahteraan orang lain daripada kepentingan pribadi. Hal ini berbeda dengan dunia kapitalis, di mana segala cara sering kali dibenarkan demi kepentingan individu. Penting untuk dicatat bahwa Sistem Ekonomi Islam terkait erat dengan ajaran Islam yang lebih luas, sehingga membentuk kerangka kerja yang kohesif dan mencakup segalanya. Oleh karena itu, prinsip dasar ekonomi Islam mengacu pada hakikat ajaran Islam. Konsistensi sistem dan sifat manusia tidak ditinggalkan, keselarasan ini menciptakan keselarasan dan tidak ada konflik dalam proses pelaksanaannya. Sistem ekonomi Islam menganut dua prinsip utama: pertama, prinsip dasar tidak dapat diubah; kedua, permasalahan praktis bersifat berbasis kebijakan dan akan berubah seiring dengan perkembangan masyarakat. Prinsip dasarnya adalah: kekayaan alam adalah milik Tuhan, dan manusia bertanggung jawab untuk mengendalikannya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Syahla Sayyidatul Kubro, Denisa Shakira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




