PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA BERBASIS MASYARAKAT DI KAMPUNG PECINAN KAPASAN DALAM KOTA SURABAYA

Authors

  • Lila Setia Roshinta Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Yusuf Hariyoko Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Eddy Wahyudi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat, Wisata Budaya, Wisata

Abstract

Melalui surat keputusan Walikota Surabaya nomor 188.45/46/436.1.2/2020 Tentang Penetapan Destinasi Wisata Kota Surabaya, Kampung Pecinan ditetapkan sebagai kampung wisata. Salah satu pilihan menarik untuk mengeksplorasi keindahan Surabaya adalah Wisata Kampung Pecinan (WKP) Kapasan Dalam. Lokasinya terletak di Jalan Kapasan Dalam I Kapasan Lor No.3, Kapasan, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jawa Timur.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengembangan wisata budaya berbasis masyarakat di kampung pecinan kapasan dalam kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POKDARWIS WKP Kapasan Dalam telah berupaya melibatkan warga dalam tahap pengembangan di wisata kampung pecinan kapasan dalam kota Surabaya. Partisipasi dalam bentuk pikiran yakni berupa inovasi paket wisata yang sempat dijalankan pada perayaan berdirinya satu tahun wisata kampung pecinan kapasan dalam pada tahun 2021, namun untuk sementara ini tidak ada paket wisata yang dijalankan. Saat ini ide yang sedang berjalan ialah penambahan ornamen naga guna mempercantik area wisata, serta masih mencari gambar mural untuk direvitalisasikan. Selanjutnya, adanya partisipasi dalam membuat strategi promosi wisata kampung pecinan kapasan dalam melalui Instagram. Selanjutnya, partisipasi dalam bentuk uang ditunjukkan dengan adanya iuran untuk perayaan tradisi sedekah bumi yang rutin tiap tahun diselenggarakan. Bentuk partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga dapat dilhat dari adanya warga kapasan dalam yang langsung ikut serta menjadi dalang, pemain barongsai untuk memeriahkan tradisi tahunan rutin yakni sedekah bumi, lalu menjadi pemandu wisata. Selain itu, partisipasi dalam bentuk keterampilan yakni di wisata kampung pecinan kapasan dalam juga terdapat latihan kungfu yang diadakan di kelentheng boen bio dan latihan barongsai yang juga diadakan di kelentheng boen bio sebagai penunjang daya tarik wisata. Lanjut, umkm berdagang di stand yang disediakan ketika hari minggu atau saat wisata kampung pecinan menyelenggaarakan event. Indikator terakhir adalah sudah ada pemberian pelatihan yang diberikan oleh dinas pariwisata kota Surabaya seperti pelatihan branding, public speaking, pelatihan guiding.

Downloads

Published

2024-07-05

How to Cite

Roshinta, L. S., Hariyoko, Y., & Wahyudi, E. (2024). PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA BERBASIS MASYARAKAT DI KAMPUNG PECINAN KAPASAN DALAM KOTA SURABAYA. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(8), 248–264 . Retrieved from https://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura/article/view/2295