BUDAYA PATRIAKI MENYEBABKAN KEKERASAN RUMAH TANGGA DI DESA BETUNG 1

Authors

  • Evy Ratna Kartika Wati Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Mega Nurrizalia Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Firanda Alsami Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Devina Maharani Effendi Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Mesi Sulastri Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Khusnul Khotimah Universitas Sriwijaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.572349/kultura.v2i5.1386

Keywords:

Patriarki, Perempuan, Kekerasan

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak budaya patriarki terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki yang masih kuat di masyarakat Desa Betung 1 memberikan kontribusi signifikan terhadap tingginya tingkat kekerasan dalam rumah tangga. Faktor-faktor seperti kontrol dan dominasi yang dilakukan oleh suami terhadap istri, norma-norma yang memperkuat ketidaksetaraan gender, serta minimnya kesadaran akan hak-hak perempuan menjadi faktor utama yang memperpetuasi kekerasan. Penelitian ini menyoroti perlunya intervensi yang menyeluruh untuk mengatasi budaya patriarki yang merugikan dan memperjuangkan kesetaraan gender di tingkat lokal.

Downloads

Published

2024-05-05

How to Cite

Wati, E. R. K., Nurrizalia, M., Alsami , F., Effendi , D. M., Sulastri , M., & Khotimah, K. (2024). BUDAYA PATRIAKI MENYEBABKAN KEKERASAN RUMAH TANGGA DI DESA BETUNG 1. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(5), 120–128. https://doi.org/10.572349/kultura.v2i5.1386