PENGARUH KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DENGAN MURROTAL PADA PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF

Authors

  • Tri Rezeki Amelia Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Suparmi Suparmi Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

Keywords:

Nyeri Persalinan, kombinasi Massage Effleurage dan Murrotal.

Abstract

Latar Belakang :Nyeri persalinan merupakan pengalaman fisik yang menimbulkan sensasi nyeri. Nyeri disebabkan, oleh dilatasi mulut rahim dan oleh kontraksi itu sendiri, penyebab yang lainnya adalah rasa takut dan rasa cemas pun dapat mempengaruhi kontraksi uterus. Alternatif yang  bisa diberikan untuk mengurangi nyeri dan cemas selama proses persalinan yaitu pemberian kombinasi massage effleurage yaitu massage dengan menggunakan telapak tangan yang memberikan tekanan lembut keatas permukaan tubuh dengan arah sirkular secara berulang dan terapi murrotal yaitu terapi stimulasi audio. Tujuan : Untuk mengetahui  pengaruh kombinasi massage effleurage dengan murrotal pada penurunan nyeri  Persalinan kala I fase aktif di PMB Apriyanti.Metode : penelitian ini adalah Pra-Experimental dengan rancangan one group pretest and posstest design. Populasi –Nya adalah semua ibu bersalin pada kala I fase aktif yang mengalami Nyeri saat persalinan yang berjumlah 27 orang.Teknik sampling menggunakan Total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar ceklis serta kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur intensitas nyeri persalinan.Hasil : uji statistik willcoxon signed ranks test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (0.05) artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan kombinasi massage effleurage dengan murrotal. Kesimpulan : Ada pengaruh pada nyeri persalinan yang dialami sesudah diberikan kombinasi Massage Effleurage dan murrotal selama 15 menit.

Downloads

Published

2024-08-06

How to Cite

Amelia, T. R., & Suparmi , S. (2024). PENGARUH KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DENGAN MURROTAL PADA PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF . Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(5), 33–40. Retrieved from https://jurnal.kolibi.org/index.php/husada/article/view/2987