PERSPEKTIF TEKNOLOGI DON IHDE TERHADAP PENGGUNA SMARTPHONE

Authors

  • Maharani Sartika Dewi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Vesha Nuriefer Haliza Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yusuf Tri Herlambang Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i1.652

Keywords:

Don Ihde, fenomenologi teknologi, penggunaan smartphone

Abstract

Penelitian ini memperkenalkan perspektif Don Ihde mengenai fenomenologi teknologi dan mengaitkannya dengan dampak penggunaan smartphone di Indonesia. Pandangan Ihde menekankan bahwa teknologi tidak sekadar alat pasif, melainkan juga pengalaman yang memengaruhi interaksi manusia dengan lingkungan. Penggunaan smartphone di Indonesia telah tumbuh signifikan, terutama pada kelompok usia muda. Namun, dampak negatif dari penggunaan berlebihan meliputi gangguan kesehatan dan gangguan sosial, terutama pada remaja. Melalui studi kepustakaan dan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menggabungkan perspektif teoretis Don Ihde dengan analisis dampak praktis penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Hasil ini menunjukkan bahwa perspektif Don Ihde tentang fenomenologi teknologi relevan dalam konteks penggunaan smartphone di Indonesia. Dalam kaitannya dengan interaksi manusia dengan teknologi, Ihde menyoroti bahwa teknologi, termasuk smartphone, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cara manusia berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini tercermin dalam perubahan perilaku, gangguan kesehatan fisik dan mental, serta preferensi interaksi online daripada tatap muka, terutama pada remaja yang mengalami kecanduan internet. Integrasi antara perspektif Don Ihde dan analisis dampak praktis penggunaan smartphone membantu memahami kompleksitas hubungan antara manusia dan teknologi dalam dunia digital, khususnya di Indonesia.

Downloads

Published

2024-01-01

How to Cite

Dewi, M. S., Haliza, V. N., & Herlambang, Y. T. (2024). PERSPEKTIF TEKNOLOGI DON IHDE TERHADAP PENGGUNA SMARTPHONE . Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(1), 8–20. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i1.652