IMPLEMENTASI TEKNIK ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI SDN 3 SEKURO

Authors

  • Lilik Nailil Muna Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Nur Himmatul Khairil Izza Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Syailin Nichla Choirin Attalina Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

DOI:

https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i9.2592

Abstract

Dalam proposal penerapan metode role playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas 3 SD N 3 Sekuro, disimpulkan bahwa yang melatar belakangi penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan metode role playing di SD Negeri 3 Sekuro, Jepara. Hal ini didasari oleh kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran Role playing digunakan untuk memperkenalkan materi Bahasa Indonesia secara karakter dalam situasi tertentu, memainkan peran, dan berinteraksi dengan teman sekelas. Pendekatan ini membantu peserta didik memahami materi dengan lebih baik melalui langkah-langkah yang terstruktur. Manfaat dari Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia, serta memberikan wawasan baru dalam pengembangan metode pembelajaran yang inovatif. Dengan demikian, implementasi metode Role playing  dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 3 Sekuro memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Kesimpulan ini didasarkan pada upaya peneliti dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan tujuan, dan merancang langkah-langkah pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Downloads

Published

2024-07-18

How to Cite

Muna, L. N., Izza , N. H. K., & Attalina, S. N. C. (2024). IMPLEMENTASI TEKNIK ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI SDN 3 SEKURO. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(9), 141–152. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i9.2592