Politik Transaksional Dalam Pemilu

(Studi Pada Masyarakat Banten Kabupaten Mudro Sulawesi Selatan )

Authors

  • Suhaimi Kalla Universitas Negeri Makassar
  • Jasmin Octivia Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Politik, Penyuapan, dan Pemilu

Abstract

Politik transaksional dalam pemilu masih marak terjadi salah satunya adalah penyuapan. Penyuapan dalam masyarakat Indonesia bukanlah sesuatu hal yang baru dalam dunia politik. Penyuapan pada saat ini masih sering terjadi ditengah  masyarakat untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh para calon yaitu mendapatkan suara terbanyak pada saat pemilihan. Bontoa dijadikan sebagai lokasi penelitian dengan alasan, bahwa selain karena tingkat partisipasi masyarakat yang terdaftar relatif tinggi. Juga karena beberapa pemilihan di Bontoa juga kerap sekali di datangi oleh calon untuk meminta suara dengan menawarkan sejumlah uang maupun barang. Penyuapan dalam politik ini menjadi daya tarik untuk dikaji karena hal tersebut secara tidak sadar sudah menjadi budaya dalam masyarakat Bontoa. Ketika mendekati hari pencoblosan para calon akan mencari masyarakat untuk di jadikan sebagai objek yang akan disuap dengan memberikan berupa uang, makanan, dan pakaian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan metode wawancara, diskusi, dan observasi pada masyarakat di Bontoa. Hasil penelitian dalam pandangan Antropologi politik kasus politik transaksional dalam pemilu yaitu penyuapan sudah menjadi fenomena sosial budaya yang harusnya kita musnahkan karena jika demikian terjadi terus menerus maka indonesia menjadi negara yang penuh oleh para koruptor di dalamnya.

Downloads

Published

2024-01-26

How to Cite

Kalla, S., & Octivia, J. (2024). Politik Transaksional Dalam Pemilu : (Studi Pada Masyarakat Banten Kabupaten Mudro Sulawesi Selatan ). Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial Dan Ilmu Politik, 1(1), 24–34. Retrieved from http://jurnal.kolibi.org/index.php/retorika/article/view/1023